Archive for Mei 2014
Fans bukan WOTA!
Dalam dunia musik sudah menjadi hal yang wajib jika memiliki fans, baik perorangan maupun berkelompok. dan Sebutan untuk fans merekapun bermacam-macam. Apalagi di negara kita ini sepertinya sudah menjadi hal yang "wajib" untuk penamaan atau sebutan untuk sebuah fans agar bisa menjelaskan "jati dirinya" mereka, dan biasanya penamaan fans berdasarkan nama musisi atau idola yg mereka idolakan.
Lalu, bagaimana dengan sebutan fans untuk Idol group? Idol Group di negara kita masih terasa asing bagi kita, beda halnya dengan negara-negara di Asia timur. Di negara kita saat ini "baru" memiliki satu Idol Group, yaitu JKT48, sister group dari Idol group asal Jepang, AKB48.
JKT48 terbentuk tahun 2011 silam, dan fansnya makin hari makin bertambah. Tidak sedikit dari mereka "bangga" bisa mengidolakan JKT48. Lalu, apa nama atau sebutan bagi fans JKT48? jika ditanyakan pada orang-orang awam mereka akan menyebut mereka dengan sebutan "Wota".
Nah,inilah kekeliruan orang-orang "awam" yang menyebut kata "Wota" untuk fans JKT48, masih banyak yang mengira bahwa wota adalah panggilan untuk fans JKT48. Ada juga yang bilang wota adalah fans yang derajatnya lebih tinggi, lebih "gila" dari fans biasa. Padahal semua itu keliru. Dan parahnya lagi fans-fans newbie JKT48 kebanyakan suka dipanggil "Wota" tanpa tahu arti sebenarnya dari kata itu sendiri. Sayapun sangat gerah mendengar fans JKT48 dipanggil Wota, dan di sini juga saya akan sedikit menjelaskan apa itu "Wota".
Sebenarnya istilah Wota hampir sama dengan otaku, yaitu istilah Jepang untuk seseorang yang sangat gemar terhadap suatu hal dan berdedikasi tinggi terhadap hal yang digemari tersebut, misalnya, otaku manga adalah orang yang sangat hobi terhadap manga (anime Jepang). Nah, wota sendiri artinya sama dengan otaku idol, yaitu seseorang yang sangat menggemari idol group di Jepang. Dan letak kekeliruannya adalah istilah ini tidak tepat jika digunakan di Indonesia karena istilah Wota biasanya digunakan hanya untuk culture Jepang saja.
Otaku
Otaku dulu itu konotasi-nya negatif, sering digambarkan sebagai orang anti-sosial yang tidak pernah keluar rumah. Tapi seiring waktu konotasinya berubah dan Otaku ditulis sebagai wotaku (dibaca “Ootaku”) untuk membedakan dari konotasi Otaku yang dulu. Wotaku juga bisa disebut Wota (dibaca “Oota).
Definisi Otaku sendiri adalah “orang yang punya dedikasi tinggi terhadap hobby-nya”.
Dissebutkan juga bahwa Otaku adalah subculture yang umumnya mengarah pada penggemar anime dan manga, tapi walaupun begitu ada juga berbagai jenis otaku yang lain, tergantung bidang apa yang mereka dalami. Contohnya adalah Manga Wota, Seiyuu (voice actress) Wota, Idol Wota, Maid Wota, Train Wota, Figure Wota, Anime Wota, dll.
Dari sini muncul adaptasi/nama lain dari nama-nama wota tersebut. Contohnya: Anime wota -> Aniwota, Maid wota -> Maidsuki. Nah, untuk Idol wota, proses-nya sendiri saya kurang tau, tapi sekarang kata “wota” sendiri itu identik dengan Idol wota.
Wota
-Lalu apa arti kata Wota?
Mereka adalah orang-orang yang mempunyai dedikasi tinggi untuk mendukung dan mengikuti perkembangan idol-idol mereka. Antusiasme dan obsesi yang mereka punya lebih tinggi dari fans.
Dibawah ini ada contoh-contoh aktifitas/karakteristik/barang yang akan ditemukan pada seorang Wota. Ini hanya contoh yang saya berikan untuk menunjukan lebih jelas tentang antusiasme dan obsesi yang para wota punya, dan ini BUKAN sebagai acuan pasti untuk menentukan apakah seseorang itu Wota:
1. Punya lagu-lagu Idol.
2. Punya poster Idol.
3. Melakukan teriakan-teriakan dan gerakan-gerakan khusus (chants & wotagei) ketika menonton performance.
4. Memakai kaos bergambar Idol.
5. Pergi ke event-event tertentu untuk mendukung Idol-nya.
Malah, kalau mau contoh yang lebih ekstrim lagi, ada wota yang buat kue ulang tahun untuk ultah Idolnya dan merayakannya sendiri. Dekorasi nuansa Idol di mobil ataupun kamar juga bisa digunakan sebagai contoh. Koleksi barang-barang yang berbau Idol juga bukan hal yang jarang.
Lalu, bagaimana dengan sebutan fans untuk Idol group? Idol Group di negara kita masih terasa asing bagi kita, beda halnya dengan negara-negara di Asia timur. Di negara kita saat ini "baru" memiliki satu Idol Group, yaitu JKT48, sister group dari Idol group asal Jepang, AKB48.
JKT48 terbentuk tahun 2011 silam, dan fansnya makin hari makin bertambah. Tidak sedikit dari mereka "bangga" bisa mengidolakan JKT48. Lalu, apa nama atau sebutan bagi fans JKT48? jika ditanyakan pada orang-orang awam mereka akan menyebut mereka dengan sebutan "Wota".
Nah,inilah kekeliruan orang-orang "awam" yang menyebut kata "Wota" untuk fans JKT48, masih banyak yang mengira bahwa wota adalah panggilan untuk fans JKT48. Ada juga yang bilang wota adalah fans yang derajatnya lebih tinggi, lebih "gila" dari fans biasa. Padahal semua itu keliru. Dan parahnya lagi fans-fans newbie JKT48 kebanyakan suka dipanggil "Wota" tanpa tahu arti sebenarnya dari kata itu sendiri. Sayapun sangat gerah mendengar fans JKT48 dipanggil Wota, dan di sini juga saya akan sedikit menjelaskan apa itu "Wota".
Sebenarnya istilah Wota hampir sama dengan otaku, yaitu istilah Jepang untuk seseorang yang sangat gemar terhadap suatu hal dan berdedikasi tinggi terhadap hal yang digemari tersebut, misalnya, otaku manga adalah orang yang sangat hobi terhadap manga (anime Jepang). Nah, wota sendiri artinya sama dengan otaku idol, yaitu seseorang yang sangat menggemari idol group di Jepang. Dan letak kekeliruannya adalah istilah ini tidak tepat jika digunakan di Indonesia karena istilah Wota biasanya digunakan hanya untuk culture Jepang saja.
Otaku
Otaku dulu itu konotasi-nya negatif, sering digambarkan sebagai orang anti-sosial yang tidak pernah keluar rumah. Tapi seiring waktu konotasinya berubah dan Otaku ditulis sebagai wotaku (dibaca “Ootaku”) untuk membedakan dari konotasi Otaku yang dulu. Wotaku juga bisa disebut Wota (dibaca “Oota).
Definisi Otaku sendiri adalah “orang yang punya dedikasi tinggi terhadap hobby-nya”.
Dissebutkan juga bahwa Otaku adalah subculture yang umumnya mengarah pada penggemar anime dan manga, tapi walaupun begitu ada juga berbagai jenis otaku yang lain, tergantung bidang apa yang mereka dalami. Contohnya adalah Manga Wota, Seiyuu (voice actress) Wota, Idol Wota, Maid Wota, Train Wota, Figure Wota, Anime Wota, dll.
Dari sini muncul adaptasi/nama lain dari nama-nama wota tersebut. Contohnya: Anime wota -> Aniwota, Maid wota -> Maidsuki. Nah, untuk Idol wota, proses-nya sendiri saya kurang tau, tapi sekarang kata “wota” sendiri itu identik dengan Idol wota.
Wota
-Lalu apa arti kata Wota?
Mereka adalah orang-orang yang mempunyai dedikasi tinggi untuk mendukung dan mengikuti perkembangan idol-idol mereka. Antusiasme dan obsesi yang mereka punya lebih tinggi dari fans.
Dibawah ini ada contoh-contoh aktifitas/karakteristik/barang yang akan ditemukan pada seorang Wota. Ini hanya contoh yang saya berikan untuk menunjukan lebih jelas tentang antusiasme dan obsesi yang para wota punya, dan ini BUKAN sebagai acuan pasti untuk menentukan apakah seseorang itu Wota:
1. Punya lagu-lagu Idol.
2. Punya poster Idol.
3. Melakukan teriakan-teriakan dan gerakan-gerakan khusus (chants & wotagei) ketika menonton performance.
4. Memakai kaos bergambar Idol.
5. Pergi ke event-event tertentu untuk mendukung Idol-nya.
Malah, kalau mau contoh yang lebih ekstrim lagi, ada wota yang buat kue ulang tahun untuk ultah Idolnya dan merayakannya sendiri. Dekorasi nuansa Idol di mobil ataupun kamar juga bisa digunakan sebagai contoh. Koleksi barang-barang yang berbau Idol juga bukan hal yang jarang.
- Lalu bagaimana caranya tau saya seorang Wota?
Karena wota ini sifatnya kultural susah untuk bisa kasih klasifikasi yang akurat. Jadi yang bisa menentukan seseorang itu wota atau nggak hanya diri sendiri. Jangan percaya penilaian orang lain dan juga jangan menilai orang lain. Yang tau seberapa besar dukungan seseorang terhadap si Idol hanya orang itu sendiri. Kalau memang perasaan itu sudah masuk dalam tingkat Wota maka orang itu seorang Wota.
- Nama fans JKT48 apa dong?
Untuk grup idol, pada umumnya tidak ada nama khusus untuk fans. Fans ya ‘fans’. Karena itu fans JKT48 ya disebut ‘fans’. Wota pun kalau diartikan secara dasar ya ‘fans’ juga kan. Penjelasan tentang istilah Wota dan sebutan Fans JKT48 juga pernah dijelaskan oleh salah satu member JKT48, Ghaida Farisya dalam akun twitternya.
Nah itu dia, kalo saya sendiri sih ogah sebut diri saya wota, karena arti wota itu orang yang ngidol udah gila / berlebihan. Mungkin itu sedikit info tentang perbedaan Fans sama Wota. Inget ya FANS JKT48 Bukan WOTA!
Joyfull Kawaii Try to be the best 48
Kami ingin menciptakan tempat bagi para perempuan Indonesia untuk mewujudkan impian mereka. Bersama para penggemar, kami ingin membuat satu-satunya “Idola Orisinil Indonesia“. Inilah inspirasi utama kami meluncurkan JKT48.
Seluruh anggota JKT48 akan berjuang untuk menggapai tujuan mereka menjadi idola sesungguhnya. Untuk itu, mereka akan berdedikasi tinggi terhadap kegiatan mereka. Tidak hanya menyanyi dan menari, namun juga bakat atau penampilan lainnya. Ayo, datang dan saksikan para anggota berjuang keras mewujudkan mimpi mereka. AKB48 dapat sukses karena tumbuh “bersama“ para penggemar sehingga mereka dapat mencapai posisi seperti saat ini. Kami ingin JKT48 mengikuti jejak AKB48 untuk menjadi grup idola yang dekat dengan para penggemarnya dan juga menjalin hubungan yang erat dengan mereka. Kami percaya bahwa dukungan dari para penggemar akan membawa JKT48 ke tingkat yang lebih tinggi, dimulai dari grup idola yang berbasis di Jakarta hingga menjadi dikenal di seluruh dunia.
Singkatan dari JKT48 adalah
J = Joyfull
K = Kawaii
T = Try to be the Best
48
Member JKT48 sama artinya dari singkatannya, member2nya banyak yang lucu, imut, cantik, vocalnya bagus dan perfect. Lokasi Theater JKT48 berada di mall Fx Jakarta ( samping Gelora Bung Karno ), naik busway bisa langsung turun di halte gbk.
Sekarang JKT48 sudah mempunya 6 Single, yang ga kalah dari sister2nya :p Jangan lupa beli CD/DVD ASLI. Tetep support semua member JKT48.
Pengenalan Produser
Akimoto Yasushi
Penulis lirik dan wakil rektor Kyoto University of Arts and Design. Semenjak masa SMA beliau telah menunjukkan kemampuannya sebagai pembuat acara, dan membuat naskah untuk acara seperti "The Best Ten" dan lainnya.
Sejak tahun 1983 beliau berhasil melahirkan karya-karya sebagai penulis lirik yang menjadi hit seperti "Kawa No Nagare No You Ni" yang dibawakan oleh Misora Hibari, "EXIT" oleh EXILE, "Umiyuki" oleh Jero (mendapatkan penghargaan pembuat lirik Jepang ke 41) dan lain-lain.
Pada 2011 Oricon Annual Single Top 5 Rank, seluruhnya diisi oleh lagu ciptaan beliau yang dibawakan oleh AKB48, dan semuanya berhasil menembus penjualan satu juta keping, sebuah rekor yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah.
Salah satu singlenya yang berjudul "Flying Get" dianugerahi penghargaan Japanese Record Award ke 53.
Kegiatan beliau saat ini adalah menciptakan acara TV, perencanaan pembuatan film, menulis naskah (serial "Chakushin Ari" dan lain-lain), koran, majalah, dan sebagainya.
Sebagai penulis, karyanya adalah novel "Zou no Senaka"(diterbitkan oleh Fushosha), dan "Akimoto Yasushi Art no Susume" (Bijutsu Shuppansha), dan lain-lain.
Selain menjadi produser dari idol group "AKB48", "SKE48", "NMB48", "HKT48" dan "JKT48", beliau juga dikenal sebagai seorang creator yang bekerja sebagai frontliner.
"Chakushin Ari" telah dibuat versi remakenya oleh Hollywood, dan dirilis di Amerika pada Januari 2008 dengan judul "One Missed Call". Novel "Zou no Senaka" juga telah dibuat menjadi drama TV oleh JTBC di Korea Selatan, dan mulai ditayangkan pada April 2012.




